|
| |
 |
|
|
| |
 |
MERGER & AKUISISI, PANDUAN MERAIH LABA BAGI PEMEGANG SAHAM
Merger dan Akuisisi telah menjadi salah satu strategi korporat yang sangat penting. Jumlah dan nilainya terus tumbuh seperti deret ukur. Ada yang melakukannya guna meraih sinergi atau integrasi optimal dalam keuangan dan kompetensi, juga demi perluasan dan penguatan pasar.Meskipun visi merger dan akuisisi beragam, tujuannya cuma satu, yaitu upaya meningkatkan keuntungan perusahaan. Namun, tidak semua merger dan akuisisi membuahkan keuntungan. selengkapnya>> |
|
|
| |
|
| |
|
| |
EKSPOR RI KE AFRIKA TAHUN INI DITINGKATKAN SAMPAI 3 MILIAR DOLAR AS(12/5/2008) Eastjavabiz.org.Surabaya; Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN) memperkirakan, ekspor produk Indonesia ke negara-negara Afrika seperti Kenya, Uganda dan Tanzania pada 2006 mencapai 3 miliar dolar AS. |
| |
|
| |
PEMERINTAH SIAP BERI INSENTIF LIMA KOMODITAS MANUFAKTUR(12/5/2008) Eastjavabiz.org.Surabaya; Pemerintah akan mempersiapkan lima insentif tarif bagi lima industri manufaktur yaitu tekstil, elektronika, alas kaki, makanan dan minuman, serta otomotif. |
| |
|
| |
PEMERINTAH LUNCURKAN PROGRAM PEMBIAYAAN PRODUKTIF BAGI USAHA MIKRO(12/5/2008) Eastjavabiz.org.Surabaya; Pemerintah bekerjasama dengan Bank Mandiri dan Bank Muamalat serta PT Permodalan Nasional Madani (PNM) akan meluncurkan Program Pembiayaan Produktif yang ditujukan untuk mengurangi beban usaha mikro dan kecil menyusul kenaikan harga BBM 1 Oktober 2005. |
| |
|
| |
Pebisnis Sambut Baik Rencana Pemerintah Turunkan Biaya CHC di Pelabuhan(12/5/2008) Eastjavabiz.org.Surabaya; Pelaku usaha di Jawa Timur, utamanya eksportir dan importir sambut gembira rencana pemerintah melalui Menteri Perhubungan, Hatta Rajasa, yang akan berusaha menurunkan biaya CHC (Container Handling Charge) di pelabuhan di Indonesia. |
| |
|
| |
|
| |
|
| |
|
| |
|
| |
|
| |
|
| |
Membangun Organisasi
Sedikitnya, ada tiga pemain besar produk toiletris di republik tercinta ini. Pemain pertama,unilever. Inilah pemain lama yang sudah hadir sejak zaman penjajahan Belanda yang tetap mampu menjadi pemimpin pasar.
Yang menarik, walau bertahun-tahun mayoritas produknya menjadi pemimpin pasar, tetap saja manajemen unilever menerapkan strategi paling menawan di era kekinian: inovasi. Saban waktu dikeluarkan produk baru, sementara produk lama diperbarui agar konsumen tetap loyal.Inovasi tiada henti ini diimbangi dengan iklan dan public relations yang amat gencar.
selengkapnya>> |
| |
|
|
|
|
 |